Tampilkan postingan dengan label POLITIK. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label POLITIK. Tampilkan semua postingan

Rabu, 19 April 2017

Tidak Diberitakan Di Televisi Manapun !!!Pengakuan MENGEJUTKAN Bos Beras Cipinang: Utang Tim Ahok ke Kami 500 Juta!

Tidak Diberitakan Di Televisi Manapun !!!Pengakuan MENGEJUTKAN Bos Beras Cipinang: Utang Tim Ahok ke Kami 500 Juta!

Seorang pedagang beras di Pasar Induk Cipinang bernama Billy Haryanto alias Billy Beras mengaku mendapat pesanan berton-ton beras dari tim pemenang pasangan inkumben, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok – Djarot Saiful Hidayat. Beras itu dikemas dalam ribuan paket untuk diberikan kepada pemilih di sejumlah wilayah di Jakarta.

Billy Beras menyebut, beras itu antara lain dipesan oleh politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Aria Bima dan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) versi muktamar Jakarta Djan Faridz. Pengurus Perhimpunan Penggilingan Padi dan Pengusaha Beras Indonesia (Perpadi) itu menunjukkan fotonya dengan Aria Bima dan Deputi Bidang Komunikasi Kantor Staf Presiden Eko Sulistyo. Dalam foto, jari tangan mereka diacungkan membentuk huruf V.

Kepada Tempo Billy menyatakan telah membagikan beras ke banyak penjuru Ibu Kota, terutama Jakarta Timur dan Selatan. Dia menganggapnya semacam “CSR pedagang kepada penguasa”. “Kalau Anies meminta pun kami sumbang,” katanya.

Berikut petikan wawancara Tempo dengan Billy Beras

Siapa yang memesan beras untuk tim Basuki-Djarot?

Enggak mungkin saya kasih tahu.

Anda dekat dengan Aria Bima. Apakah dia memesan?

Dia pesan, tapi sedikit.

Berapa banyak?

Utang tim Ahok ke kami sekitar Rp 500 juta.

Siapa lagi yang memesan?

Djan Faridz (politikus PPP) memesan ke satu pedagang sebanyak 30 ton. Dibagikan ke Tanah Abang.

Kabarnya ada yang sumbangan dari pedagang?

Ada yang dibeli dan masih mengutang. Ada juga sumbangan pedagang.

Anda juga menyumbang?

Saya keluarkan beras 300 ton, sekitar 30 ton di antaranya saya sumbangkan. Kalau enggak, bisa kualat. Sebenarnya, siapa pun pemimpinnya, kami sumbang. Dari dulu. Kalau Anies Baswedan minta pun kami sumbang, tapi dia tidak minta. Kami pengusaha cari aman saja.

Berapa total beras yang dibeli dan disumbangkan ke Basuki-Djarot seluruhnya?

Ada sekitar 1.000 ton. Itu sejak putaran kedua karena kami dimintai tolong.

Dimintai tolong?

Awalnya kami diam. Makanya putaran pertama tidak ada pembagian sembako.

Bentuk kemasannya seperti apa?

Kalau biasanya 5 kilogram, kami bikin 2 kilogram beras dalam satu sembako. Harganya Rp 5.000 agar tetap di bawah Rp 25 ribu karena isi sembako ada mi, gula, dan minyak.

Anda percaya pembagian bahan pokok bisa mempengaruhi pemilih di pilkada?

Kalau orang Pasar Induk Cipinang sudah turun, pasti menang. Masyarakat sini masih punya pemikiran siapa yang ngasih, dia coblos. Ada yang bilang masyarakat Jakarta modern, itu bohong. Justru paling banyak yang miskin. Jadi, kalau mau menang, serahin ke pedagang beras.

Bahan pokok dikirim ke mana saja?

Ke Jakarta Timur, Selatan, dan Pusat.

Apa yang dijanjikan Basuki kepada Anda dan pedagang beras Cipinang?

Jangankan janji, ketemu saja enggak pernah. [opinibangsa.id / tmp]

Rabu, 12 April 2017

NAH LOH !!! Mantan Sekjen Mahasiswa Katolik: Peneror Novel Baswedan Satu Kantor Dengan Iwan Bopeng

NAH LOH !!! Mantan Sekjen Mahasiswa Katolik: Peneror Novel Baswedan Satu Kantor Dengan Iwan Bopeng

Banyak pihak yang ragu aparat berwajib bisa mengusut tuntas pelaku teror terhadap penyidik senior KPK Novel Baswedan. Salah satunya aktivis mahasiswa 98 Jim Lomen Sihombing. Dia yakin penyiram air keras ke wajah Novel bukan orang biasa.
“Kasus air keras yang dialami Novel Baswedan tak mungkin bisa diungkap. Karena pelakunya pasti mendapat pelayanan pengamanan yang luar biasa ketat,” kata dia melalui pesan elektronik kepada redaksi, Selasa (11/4).
Mantan Sekjen Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) ini ragu pelaku teror terhadap Novel bisa ditangkap berkaca dari kasus Iwan. Menurut dia, pelaku teror memiliki ilmu yang sama seperti Iwan.
Iwan yang dimaksud Lomen adalah Iwan Bopeng alias Iwan Kadal yang diduga kuat pada putaran pertama Pilgub DKI menjadi tim pemantau saksi dari pasangan Ahok-Djarot.
Iwan sempat disorot karena telah menghina tentara dan membuat kericuhan di TPS. Ulah tersebut dilakukan Iwan saat pencoblosan di TPS 27 Kelurahan Palmeriam, Matraman, Jakarta Timur.
Mengenakan baju kotak-kotak, seperti terekam dalam video yang menyebar di dunia maya, Iwan ketika itu berkata-kata kasar terhadap petugas TPS dan menantang memotong tentara.
Meski begitu, hingga sekarang, proses hukum terhadap Iwan Bopeng tak jelas juntrungannya.
Bahkan di minggu pertama Mei lalu, kepolisian seperti disampaikan Kapolres Jakarta Timur Kombes Agung Budijono, mengaku tidak mengetahui keberadaan Iwan Bopeng.
“Kesamaan pelaku kejahatan terhadap Novel Baswedan patut diduga kuat satu tempat bekerja dengan si Iwan Bopeng. Spesial artis laga versi politisi bermasalah,” kata Lomen yang juga pernah aktif di Kesatuan Aksi Mahasiswa Trisakti (Kamtri).

Sumber : http://www.gemarakyat.id/mantan-sekjen-mahasiswa-katolik-peneror-novel-baswedan-satu-kantor-dengan-iwan-bopeng/

Sabtu, 08 April 2017

Respon Serangan Senjata Kimia Oleh Suriah Terhadap Warga Sipil, Militer AS Serang Pangkalan Udara Suriah

Respon Serangan Senjata Kimia Oleh Suriah Terhadap Warga Sipil, Militer AS Serang Pangkalan Udara Suriah

Militer Amerika Serikat (AS), Kamis malam (6/4), meluncurkan 50 lebih rudal presisi ke pangkalan udara Shayrat di Suriah. Ini adalah serangan langsung pertama yang dilakukan AS terhadap pasukan pendukung Presiden Bashar Al Assad sejak berkecamuknya perang saudara di negara itu yang dimulai pada 2011.
Dikutip dari BBC dan VOAIndonesia, para pejabat Departemen Pertahanan AS mengatakan bahwa kapal perang AS yang meluncurkan 59 rudal Tomahawk adalah USS Porter dan USS Ross, keduanya kapal perusak yang dikerahkan di Laut Tengah bagian timur. Serangan itu merupakan respons atas serangan senjata kimia mengerikan yang diduga dilakukan pasukan pro Presiden Bashar al-Assad, yang menewaskan sekitar 100 warga sipil.
Seorang pejabat Angkatan Laut AS mengatakan, pangkalan udara Suriah itu disasar karena kemungkinan besar digunakan untuk meluncurkan serangan kimia pada hari Selasa (4/4) lalu, yang diyakini menggunakan sejenis gas saraf, kemungkinan adalah gas sarin.
Presiden AS Donald Trump, yang tengah berada di resort Mar-a Lago di Florida, menyampaikan pidato yang ditayangkan di televisi AS bahwa ia telah memerintahkan serangan itu demi “kepentingan keamanan nasional AS yang vital”.
Trump menjuluki Bashar al-Assad sebagai seorang diktator yang telah meluncurkan serangan senjata kimia yang mengerikan kepada warga sipil tak berdosa.
“Malam ini saya menyeru semua negara beradan untuk bergabung dengan kami dalam mengakhiri pembantaian dan pertumpahan darah di Suriah sekaligus mengakhiri segala macam dan segala bentuk terorisme,” kata Trump.
Trump juga mengajak semua negara beradab untuk bergabung dengan Amerika Serikat “guna mengakhiri pembantaian dan pertumpahan darah di Suriah.”
Departemen Pertahanan AS mengatakan bahwa Rusia, yang menyokong militer Suriah, telah diberitahu sebelum serangan rudal ke Suriah digelar.
Keputusan untuk menyerang pasukan Suriah secara langsung ini menunjukkan perubahan signifikan dalam kebijakan luar negeri Amerika di sana, di mana pemerintahan sebelumnya enggan terlibat secara militer dalam perang saudara di Suriah dan lebih memusatkan perhatian pada kampanye untuk melawan kelompok ekstremis ISIS.

Sebagian analis menilai serangan ini bisa membahayakan tentara Amerika yang kini berada di Suriah, yang sebagian besar menjadi penasihat pasukan lokal menjelang serangan besar-besaran terhadap kota Raqqa, ibukota de facto ISIS.

Jumat, 07 April 2017

NGAKAK !!! BLUNDER Timses Anies-Sandi Sukses Permalukan Timses Ahok Pada Acara Mata Najwa

NGAKAK !!! BLUNDER Timses Anies-Sandi Sukses Permalukan Timses Ahok Pada Acara Mata Najwa

Lagi-lagi Timses Ahok melakukan keblunderan yang fatal. Kali ini terkait hunian bagi warga Jakarta.
Dalam acara Mata Najwa kemarin malam, Rabu 5 April 2017, hadir Timses dari kedua kubu paslon Gubernur DKI Jakarta, yaitu kubu Basuki Tjahaja Purnama(Ahok)-Djarot Saiful Hidayat dan kubu Anies Baswedan-Sandiaga Uno.
Dari Timses Ahok, hadir Emmy Hafild (juru bicara Timses) dan TB Ace Hasan Syadzily (sekretaris Timses), sementara dari Timses Anies, maju Pandji Pragiwaksono (Juru bicara Timses) dan Rahayu Saraswati (Anggota Timses, keponakan Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto)
Suasana mulai menegang ketika Emmy, yang selama ini dikenal luas sebagai aktivis lingkungan hidup, membahas Rumah DP 0 Rupiah yang menjadi program unggulan Anies-Sandi. Emmy menyerang Pandji dengan mempertanyakan uang bulanan sebesar 2,3 juta yang harus dibayarkan warga selama 6 bulan.
Diserang seperti itu, Pandji langsung bereaksi. Ia membalas menyerang dan membandingan program Anies tersebut dengan program hunian terbaru Ahok – sempat disosialisasikan Ahok melalui media sosial Twitter resmi miliknya pada pagi hari, Rabu 5 April 2017- yang dirasa aneh dan tidak adil bagi rakyat kecil.
“Kalo misalkan kita bandingkan dengan programnya Pak Basuki. Saya ngeliat ada satu program di mana orang yang penghasilannya lebih dari 10 juta, nggak jelas tuh sampe berapa, di atas 10 juta, cicilan rumahnya disubsidi 2-3 juta. Ini orang-”
Emmy langsung memotong ucapan Pandji dan membantah dengan suara keras.
“Nggak ada. Di atas 10 juta itu masuk KPR langsung. Jadi nggak ada urusannya. Nggak ada,” tegasnya.
Link videonya disini
Di sinilah letak kelucuannya. Sebagai tim pemenangan Ahok, Emmy nampak kurang update dan mungkin tidak tahu bahwa pada Rabu 5 April 2017 pagi, melalui akun twitter @basuki_btp, Ahok membagikan 4 skema menarik tentang hunian yang akhirnya menjadi perbincangan para netizen.
“Masyarakat kecil sampai pasangan muda Jakarta bs tempati 4 skema hunian yang nyaman, aman, & sehat. Tidak pusing cicilan. #JakartaPunyaSemua,” tulis Ahok.
View image on TwitterView image on TwitterView image on TwitterView image on Twitter
Masyarakat kecil sampai pasangan muda Jakarta bs tempati 4 skema hunian yang nyaman, aman, & sehat. Tidak pusing cicilan. 
Sebagai anggota tim pemenangan Ahok, semestinya Emmy diharapkan lebih memahami program unggulan pasangan Ahok-Djarot ketimbang Pandji.
Namun yang terjadi sebaliknya. Pandji yang dengan tenang mempertanyakan program Ahok justru dibuat terkejut oleh reaksi Emmy.
Tak terelakkan lagi, wajah Pandji yang terkejut pun terekam dalam cuplikan video yang diunggah netizen.
Berikut video kocak debat Emmy dan Pandji di Mata Najwa yang diunggah oleh netizen dengan akun twiiter @Reiza_Patters.
Mbak @emmyhafild kok gak malu ya? Mending gak usah lagi mbak mau disuruh debat2 lagi.... :-))) Liat ekspresi @pandji deh hahahaha
Sontak video kocak ini kembali memjadi bulan-bulanan netizen dilaman Twitter.
Sumber: MetroTV, Twitter

Minggu, 19 Februari 2017

STRATEGI JITU !!! Inilah Kehebatan SBY Sebenarnya Strateginya Dalam Pilkada DKI Sangat Cerdas, Rapi Dan Terukur..Taktiknya Ini Sangat Diluar Dugaan...

STRATEGI JITU !!! Inilah Kehebatan SBY Sebenarnya Strateginya Dalam Pilkada DKI Sangat Cerdas, Rapi Dan Terukur..Taktiknya Ini Sangat Diluar Dugaan...

Ternyata SBY luar biasa, Strateginya Memang Cerdas, Rapi dan Terukur.
Mencalonkan Putranya sebagai gubernur dan rela mengorbankan Karir Militernya yang Cemerlang demi Bangsa Dan Negara.
Memenangi Pilkada DKI bukanlah Menjadi Tujuan Utama Ia Mencalonkan Putranya namun ada yang jauh lebih dahsyat dari itu.

Dengan menampilkan 3 calon, beliau tidak mau spekulatip dan kecolongan peluang bila paslon hanya diikuti 2 saja , bisa-bisa dengan dukungan pemerintah dan jajarannya Ahok dengan mudah bisa direkayasa untuk meraih lebih dari 51+1 .

tapi dengan adanya 3 calon maka sangat susah Paslon no. 2 bisa direkayasa untuk memperoleh lebih dari 50% suara, terlihat sekarang hasil strategi jitu SBY mulai Nampak.

SBY berhasil memecah konsentrasi lawan, mereka sibuk mengatur strategi agar elektabilitas SBY dan AHY merosot tajam, sampai-sampai orang yang didalam Sel diberikan Remisi untuk menjatuhkan SBY. Betapa Sibuknya Kubu Lawan untuk bersaing dg kekuatan SBY, Grand Design sdh berjalan dengan Rapi, Pantas saja engkau disebut sebagai MASTER OF STRATEGY
Terima kasih SBY……Terima kasih AHY

sumber : pilarbangsa

Ternyata Ini Yang Akan Dilakukan Agus Yudhoyono Usai Kalah Di Pilgub DKI ?

Ternyata Ini Yang Akan Dilakukan Agus Yudhoyono Usai Kalah Di Pilgub DKI ?

Agus Yudhoyono mengakui dengan ksatria kekalahannya dalam Pilgub DKI 2017. Agus mengatakan Allah SWT belum mengizinkan dirinya jadi pemimpin Jakarta. Setelah memutuskan mundur dari dunia militer, Agus harus memikirkan jalan lain memberikan pengabdian untuk Indonesia.

Agus memang belum menegaskan rencananya usai bertarung di Pilgub DKI ini. Namun Agus memberikan sedikit petunjuk kemana dia akan meneruskan kariernya. "Saya masih akan berkontribusi dalam memajukan negara menuju Indonesia Emas 2045. Generasi muda jangan takut gagal atau kalah," ujar Agus di Wisma Proklamasi, Jakarta Pusat, Rabu (15/2).

Dalam waktu dekat, Agus juga akan kembali ke keluarga untuk menebus waktu yang hilang bersama anaknya, Aira dan istrinya, Anissa Pohan. Kepada Aira, Agus meminta maaf karena jarang menemani cucu pertama Susilo Bambang Yudhoyono tersebut selama menjalani Pilgub DKI ini.

"Insya Allah ada hikmah dari Allah untuk keluarga kecil kita," kata Agus.

Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Hinca Pandjaitan menyambut baik jika Agus ingin melanjutkan karir bersama partai berlambang bintang mercy ini. Kendati demikian, Hinca menilai banyak ruang bagi Agus untuk berkarir selain dunia politik.

"Ruang politik terbuka lebar untuk beliau. Dan Demokrat akan senang sekali kalau beliau bersama kami," kata Hinca di Wisma Proklamasi, Jakarta, Rabu (15/2).
[ded]

Rabu, 15 Februari 2017

Anies-Sandi Tidak Tutup Kemungkinan Berkoalisi Dengan Agus-Silvy Di Putaran Ke Dua Pilkada DKI Ini Penjelasan DPP GERINDRA

Anies-Sandi Tidak Tutup Kemungkinan Berkoalisi Dengan Agus-Silvy Di Putaran Ke Dua Pilkada DKI Ini Penjelasan DPP GERINDRA

Beberapa hasil hitung cepat sementara menempatkan pasangan calon Pilgub DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno di urutan pertama. Atas hasil ini, Gerindra membuka kemungkinan adanya koalisi dengan kubu pasangan Agus-Sylvi.

"Ya tentu untuk memenangkan di putaran kedua, kita akan bekerja sama dengan semua pihak ya. Tidak menutup kemungkinan dengan Agus-Sylvi," ujar Ketua DPP Gerindra, Ahmad Riza Patria di kantor DPP Gerindra, Jl RM Harsono, Ragunan, Jakarta Selatan, Rabu (15/2/2017).

Riza menilai, kubu Demokrat dan Gerindra adalah sama-sama bukan petahana. Keduanya juga punya niat yang sama yaitu membenahi Jakarta.

Tidak hanya membuka kesempatan koalisi dengan kubu Cikeas, Patria juga menekankan harus bersinergi dengan berbagai pihak lainnya.


"Saya kira ini satu poin yang penting untuk kita benahi bersama, jadi bersinergi dengan tim yang ada, dengan relawan yang ada, kemudian juga dengan Agus-Sylvi umpama dia tidak masuk, ini satu hal penting yang perlu kita laksanakan," terangnya.

Dia pun bercerita, bahwa Prabowo Subianto, Ketum Gerindra, berpesan agar Pilkada ini membawa persatuan bagi bangsa. Menurutnya pilkada harus membangun perbedaan yang menjadi ciri khas bangsa Indonesia.

"Apa yang dipentingkan oleh Bapak Prabowo adalah kita menjaga persatuan dan kesatuan, kompetisi pilkada ini jangan sampai memecah belah bangsa. Tapi justru kompetisi ini kita membangun perbedaan ini, keberagaman ini, untuk kekayaan dan persatuan bangsa," pungkasnya. 
(brt/imk)(sumber : detik)